Diduga Korban Bullying, Makam Murid SD di Padang Dibongkar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang siswa SD Negeri 33 Rawang di Padang, Sumatera Barat, berinisial NA (10 tahun), meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026) diduga akibat perundungan (bullying) dari teman sekolahnya. Korban sempat mengeluhkan sakit di bagian pinggang sepulang sekolah sebelum meninggal. Keluarga menduga kematian NA tidak wajar karena sebelum meninggal, korban sempat menyebut dua nama temannya yang diduga melakukan perundungan.
Pada Senin (3/8), kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam NA di TPU Tunggul Hitam untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Proses ekshumasi dilakukan oleh tim Dokpol Polresta Padang dan disaksikan oleh pihak keluarga. Kuasa hukum keluarga, Faisal, menyambut baik langkah penyelidikan tersebut. Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, mengatakan hasil ekshumasi masih menunggu proses tim dan belum dapat dipastikan kapan akan keluar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.59
Geger Siswa SMP di Pemalang Tewas Diduga Dibully, Jasadnya Diautopsi
Berita terkait
Polda Metro Jaya Belum Temukan Pelanggaran Hukum atau Tindak Pidana dalam Kematian Sutrimo
JawaPos · 30 September 2026 pukul 17.30
Polisi Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo Pekerja Febrie Adriansyah Besok
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.43
Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kos, USU: Belum Ada Indikasi Bullying
kumparan · 29 September 2026 pukul 02.39
Siswa SMP di Bekasi Dibully, Ortu: Pembuluh Darah Mata Anak Saya Pecah
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.09