Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Diet untuk Penderita GERD, Ini Pilihan Makanan Aman dan Sehat

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) terjadi ketika isi lambung, termasuk asam pencernaan, naik kembali ke saluran kerongkongan akibat melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah. Kondisi ini menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa asam atau pahit di mulut, dan dapat memicu nyeri perut serta mual. Beberapa makanan dan minuman diketahui dapat memicu atau memperburuk gejala GERD, seperti makanan asam (jeruk, tomat), alkohol, cokelat, kopi dan sumber kafein, makanan tinggi lemak, mint, serta makanan pedas. Karena pemicu dapat bervariasi pada setiap individu, penderita GERD disarankan untuk memantau dan mencatat makanan yang menimbulkan gejala, lalu berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat. Untuk mengelola gejala GERD, penderita dapat menyesuaikan pola makan dengan memilih makanan rendah lemak dan mengolahnya tanpa menggunakan banyak minyak. Pilihan makanan yang disarankan antara lain ayam dan ikan (terutama bagian dada tanpa kulit), sayuran, buah yang tidak asam, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta produk susu rendah lemak. Selain itu, mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan menghindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat membantu mengurangi gejala. Beberapa contoh menu yang dapat disesuaikan dalam pola makan sehari-hari meliputi sup ayam dan kentang, tahu pepes, serta sayur bayam dan jagung bening. Penting untuk diingat bahwa makanan yang memicu gejala pada satu orang belum tentu sama dengan orang lain, sehingga penyesuaian diet harus dilakukan secara individual.

Berita terkait