Digitalisasi Bansos Ditargetkan Rampung Oktober 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345418/original/095115200_1789031168-IMG_0946.jpeg)
Pemerintah menargetkan digitalisasi bantuan sosial (bansos) rampung pada Oktober 2026, dengan skema penyaluran langsung ke rekening bank penerima manfaat. Ketua Komite Percepatan Reformasi Digital Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk mempercepat proses ini. Targetnya, 80 persen permasalahan terkait desil-desil dapat selesai pada minggu ketiga Oktober 2026.
Dengan sistem baru, pemerintah tidak lagi memberikan subsidi dalam bentuk produk, melainkan menyalurkan bantuan secara langsung ke akun bank masyarakat. Luhut menekankan skema ini diharapkan memberikan keadilan kepada sekitar 50 juta sasaran masyarakat. Sistem ini juga bertujuan meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi korupsi.
Luhut mengidentifikasi masalah utama pada distribusi bansos sebelumnya yaitu inclusion error dan exclusion error, di mana masyarakat yang berhak tidak mendapat bantuan atau sebaliknya. Digitalisasi ini diharapkan memperbaiki ketidaksesuaian penerima manfaat dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 12.59
Luhut Sebut Digitalisasi Bansos Meluncur Bulan Depan!
Berita terkait
Prabowo Perintahkan KSAL Kirim Pasukan Cari Jurnalis di Selat Sunda
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.05
Terorisme Hilang di Masa Prabowo, Ini Kata Fahri Hamzah
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.30
Pilpres 2029: Jokowi Disebut Paling Bawah, Anies Unggul
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.20
Luhut: Perlinsos Digital Mulai Oktober, Bansos Langsung ke Rekening Penerima
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 13.45