Dinkes DKI Soroti Tren Anak Muda Cuci Darah, Minta Tak Beli Obat Sembarangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyoroti tren anak muda yang mudah membeli obat tanpa konsultasi tenaga kesehatan. Wakil Kepala Dinkes, Safitri Handayana, menyatakan masyarakat terutama ibu-ibu kader perlu diberi edukasi agar tidak membeli obat sembarangan. Ia juga menyampaikan data tentang peningkatan kasus cuci darah pada anak muda berusia sekitar 20 tahun di rumah sakit. DKI Jakarta memiliki 192 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu, serta Pasukan Putih untuk pelayanan kesehatan langsung di rumah warga. Pemerintah menekankan pentingnya pencegahan dan penggunaan obat yang tepat untuk mengurangi beban sistem kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 September 2026 pukul 11.25
Dinkes DKI Soroti Banyaknya Warga Usia 20 Tahun yang Sudah Cuci Darah
Berita terkait
Program Prabowo Dinilai Perkuat Layanan Kesehatan
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.46
Bahaya Tambal Gigi Instan Online, Dokter Gigi Ingatkan Risiko Infeksi-Gigi Bengkak
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.39
Tinjau Pembangunan Puskesmas Glugur Darat, Rico Waas Targetkan Rampung Desember
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.30
Bhayangkari Peduli Hadir di Pulau Borang: Sehatkan dan Perkuat Ketahanan Warga
kumparan · 25 September 2026 pukul 20.00