Dinkes DKI Soroti Banyaknya Warga Usia 20 Tahun yang Sudah Cuci Darah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyoroti peningkatan penggunaan cuci darah pada warga usia 20 tahun yang seharusnya masih sehat. Wakil Kepala Dinkes DKI Jakarta, Savitri Handayana, menyatakan bahwa rentang usia pengguna layanan cuci darah tidak semakin tua, melainkan semakin muda. Penyebabnya dipengaruhi oleh peningkatan angka harapan hidup dan kebiasaan masyarakat untuk membeli obat secara mandiri tanpa resep. Dinkes berharap kolaborasi dengan apoteker sebagai 'Agent of Change' dapat membantu mengedukasi masyarakat tentang bahaya pengobatan bebas. DKI Jakarta memiliki 192 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas kelurahan untuk mendukung layanan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.17
Dinkes DKI Soroti Tren Anak Muda Cuci Darah, Minta Tak Beli Obat Sembarangan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.04
Antrean IGD RSUD Bandung Kiwari Membludak, Begini Respons Wali Kota Farhan
Berita terkait
Menkes Ingin Obat Hipertensi Gratis untuk 20-40 Juta Warga Indonesia
kumparan · 15 September 2026 pukul 14.32
Program Prabowo Dinilai Perkuat Layanan Kesehatan
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.46
Prabowo: Indonesia Masih Butuh Tambahan 268.073 Dokter Gigi Spesialis
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.12
Tinjau Pembangunan Puskesmas Glugur Darat, Rico Waas Targetkan Rampung Desember
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.30