Dinkes Kota Tasikmalaya Perbanyak Skrining, 103 Warga Positif HIV/AIDS Didominasi Usia Produktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat 103 kasus HIV/AIDS baru pada periode Januari hingga Juli 2026, dengan mayoritas penderita berada pada usia produktif 21-30 tahun (47%) dan didominasi oleh lelaki seks dengan laki-laki (LSL) sebesar 83%. Sejak 2004 hingga Juli 2026, total kasus akumulasi mencapai 1.610 kasus. Kasus tersebar di Kecamatan Tawang, Cipedes, Cihideung, dan Kawalu. Tren kasus menunjukkan fluktuasi sejak 2022, dengan 145 kasus pada 2022 dan 2023, 169 kasus pada 2024, 146 kasus pada 2025, dan 103 kasus hingga pertengahan 2026. Kelompok risiko meliputi LSL, waria, WPS, ibu hamil, pasien TB, IMS, dan penasun. Dinas Kesehatan berkomitmen memperbanyak skrining untuk masyarakat berisiko tinggi. Pengobatan dengan ARV dapat menekan virus dan menjaga kualitas hidup ODHA secara signifikan.
Bagikan
Berita terkait
Skrining TB Ditargetkan Jangkau 42 Ribu Pesantren, Kemenkes Beli Ribuan X-Ray
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.33
Menkes soal Tingginya Kematian Akibat TBC Per Tahun: Setiap 5 Menit, 2 Meninggal
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 13.52
Hari Jadi ke-81 Jateng: Berkat Program Speling, Jarak tak Lagi Bikin Pusing
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.46
Pemko Pekanbaru Sediakan Layanan VCT Gratis di 21 Puskesmas
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.56