Ditanya Soal Kim Jong Un, Trump Ngamuk ke Wartawan: Diam! Diam!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sesi tanya jawab di Gedung Putih pada Senin 17 Agustus waktu setempat, Presiden Amerika Serikat Donald Trump marah ketika seorang wartawan CNN menanyakan tentang Kim Jong Un. Wartawan tersebut, Kristen Holmes, bertanya apakah pemimpin Korea Utara itu meminta pengurangan latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan. Bukannya menjawab, Trump meneriaki wartawan itu dengan berkata 'Diam!' berkali-kali, menunjuk ke arahnya, dan menyebutnya 'berita palsu' di hadapan wartawan lain dan seorang bocah di Ruang Oval.
Insiden ini terjadi setelah Trump memerintahkan Pentagon untuk 'mengurangi secara signifikan' latihan militer yang dijadwalkan dari 17 hingga 27 Agustus. Melalui Truth Social, Trump menjelaskan alasan pengurangan adalah biaya yang besar dan hubungannya yang baik dengan Kim Jong Un, serta penolakan Korea Selatan berpartisipasi dalam operasi militer AS terhadap Iran. Latihan tahunan itu sebelumnya direncanakan berlangsung pada 17 Agustus.
Wartawan CNN itu tetap bertanya meskipun diteriaki, namun Trump tidak memberikan jawaban atas pertanyaan spesifik tentang Kim Jong Un. Ia mengulangi tuduhan 'berita palsu' dan menyebut wartawan itu berisik. Peristiwa ini menyoroti ketegangan berkelanjutan antara Trump dan media, khususnya CNN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.59
Trump Bentak Wartawan AS, Tak Terima Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diberitakan Buruk
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 12.15
Akankah Korsel Dicampakkan AS?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump 'Selingkuhi' Korsel Demi Kim Jong Un, Beri Pesan Menohok Ini
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.43
Trump Sebut Kelangkaan Logistik di USS Abraham Lincoln 'Fake News'
Berita terkait
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
Trump: Iran Harusnya Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah!
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 07.27
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10