Trump Bentak Wartawan AS, Tak Terima Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diberitakan Buruk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membentak wartawan CNN, Kristen Holmes, di Oval Office Gedung Putih pada Senin. Insiden terjadi saat Trump memberikan penghormatan kepada penjaga pantai remaja Ryder Williams. Trump tidak terima pemberitaan tentang kondisi kapal induk USS Abraham Lincoln yang dilaporkan memburuk, menyebutnya 'berita palsu'. Ia membela kondisi kapal dengan mengklaim bahwa kapal dirawat dengan baik berdasarkan informasi dari seorang laksamana. Ketika Holmes berusaha bertanya tentang persediaan makanan di kapal, Trump menyela dan membentaknya untuk diam, menyebutnya tidak sopan di hadapan anak-anak.
Trump melanjutkan dengan menyebut CNN sebagai 'berita palsu' dan wartawan sebagai 'wartawan palsu'. Akun resmi Gedung Putih di X membagikan video interaksi tersebut dan mengkritik pertanyaan Holmes sebagai menjijikkan dan tidak manusiawi. Sebagai respons, CNN menerbitkan pernyataan yang membela Holmes, menyebutnya sebagai jurnalis terhormat yang menjalankan tugasnya dengan mengajukan pertanyaan sulit dan relevan. Mereka menekankan bahwa serangan pribadi terhadap jurnalis bertentangan dengan prinsip pers bebas.
Perselisihan ini mencerminkan ketegangan berkelanjutan antara pemerintahan Trump dan media arus utama, terkait peliputan isu-isu sensitif seperti kondisi militer. AS telah membantah laporan yang menyebutkan korban jiwa tentara dalam insiden di kapal induk tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.18
Ditanya Soal Kim Jong Un, Trump Ngamuk ke Wartawan: Diam! Diam!
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.43
Trump Sebut Kelangkaan Logistik di USS Abraham Lincoln 'Fake News'
Berita terkait
Trump Perintahkan Kapal Induk AS Setop Pakai Sistem Canggih, Kenapa?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.38
Akankah Korsel Dicampakkan AS?
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 12.15
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28