Dividen Danantara Rp120 T Jadi 'Amunisi' Baru Purbaya Tekan Defisit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berpotensi memperoleh tambahan ruang fiskal sebesar Rp120 triliun dari dividen BUMN yang dikelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dana ini diharapkan dapat membantu menekan defisit APBN 2026 yang saat ini ditargetkan sebesar 2,85% dari PDB. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dividen tersebut akan menjadi bantalan fiskal bagi pemerintah, sekaligus mengurangi kebutuhan penarikan utang baru. Besarnya dividen telah disepakati, namun jadwal transfer ke kas negara mas masih menunggu keputusan Presiden. Dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp90 triliun, peningkatan ini menunjukkan perbaikan kinerja BUMN dan keuntungan yang diperoleh negara. Pemerintah berharap kontribusi dividen melalui Danantara akan terus meningkat seiring membaiknya kinerja perusahaan pelat merah. Selain memperkuat penerimaan negara, dividen ini juga diproyeksikan sebagai instrumen untuk mengurangi ketergantungan pemerintah terhadap pembiayaan utang, sesuai arahan Presiden untuk mencadangkan sebagian keuntungan tersebut guna memperkuat keuangan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.03
Purbaya Pastikan Danantara Bakal Setor Dividen Rp120 T ke Negara
Berita terkait
Purbaya: Danantara Sudah Siapkan Dividen BUMN Buat Cadangan APBN
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.25
Purbaya Godok Skema Dividen Danantara ke APBN Buat Pangkas Utang
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.45
Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.48
Prabowo Puji Danantara Dividen BUMN Melonjak: Pantas Terima Tanda Kehormatan?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.22