Djayadi Hanan LSI: Rating Turun 30 Persen, Pemerintah mestinya Merangkul Kritik Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur LSI Djayadi Hanan menilai rating kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo menurun drastis dari 81,2% pada November 2025 menjadi 51,1% pada Juli 2026. Penurunan ini disebabkan tiga faktor utama: kondisi makro (ekonomi, hukum, keamanan), kebijakan yang belum memuaskan, dan komunikasi yang kurang baik. Masyarakat tidak lagi hanya menilai janji kampanye, tetapi melihat realitas pencapaian program seperti janji 19,8 juta lapangan kerja yang belum terbukti. Djayadi menyoroti pemerintah tidak merangkul kritik warga, malah menandai pengkritik sebagai "Londo Ireng" atau antek asing. Hingga saat ini, hanya sedikit menteri yang dikenal lebih dari 40% masyarakat, sementara kebanyakan di bawah 20%. Komunikasi publik masih lemah, terlihat dari perubahan struktur ke komunikasi yang belum menyelesaikan masalah. Djayadi mendesak pemerintah memperbaiki komunikasi dengan merampingkan kabinet dan menata ulang program yang menelan anggaran besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.21
Prabowo Pamer Investasi Capai Rp 1.010 T pada Semester I, Serap 1,4 Juta Pekerja
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.42
Prabowo Pede Ekonomi RI Tumbuh 6% di Akhir Tahun
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.41
Prabowo Klaim Investasi Ciptakan 3 Juta Lebih Lapangan Kerja
Berita terkait
Ketika Klarifikasi Pemerintah Berubah Menjadi Pembelaan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 08.08
Komoditas di Bursa Mineral Belum Final
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.29
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 16.28
SBY Sampaikan Pesan HUT 81 RI dari AS, Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.57