DKP Bali & HNSI Minta Nelayan Kecil di Benoa tak Direlokasi ke PPN Pengambengan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bali dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) meminta agar nelayan kecil dan tradisional di Pelabuhan Benoa, Denpansar, tidak direlokasi ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Kepala DKP Bali Putu Sumardiana menegaskan bahwa rencana awal relokasi hanya diperuntukkan bagi armada tangkap skala besar di atas 30 GT beserta unit pengolahan ikannya, bukan nelayan kecil.
Nelayan kecil di Benoa mayoritas melakukan one day fishing, menangkap ikan tongkol di perairan dekat untuk kebutuhan harian. Berbeda dengan kapal besar yang berburu tuna di laut lepas. Pelabuhan Benoa sendiri diproyeksikan berubah menjadi marina bertaraf internasional. Pihak DKP Bali berharap nelayan kecil tetap diperbolehkan beraktivitas di Benoa karena lokasi tangkap mereka berbeda jauh dengan nelayan skala besar.
Bagikan
Berita terkait
PIS Dorong Nelayan Bali Gunakan Energi Bersih, Hemat Biaya Operasional
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.33
Biaya Melaut Turun, Kapal Listrik PIS Ubah Ekonomi Nelayan Kelan Bali
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.00
CRBC dan Nindya Karya Groundbreaking PPN Pengambengan, Ini Jadwalnya
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 06.06
Mes Karyawan PT Sumber Nelayan di Pelabuhan Benoa Terbakar, Terdengar Teriakan
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 08.33