Dokter: Bermain Gawai Bukan Penyebab Utama ADHD dan Autisme pada Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Neurologi Anak RSCM Kencana, Amanda Soebadi, menegaskan bahwa penggunaan gawai bukanlah penyebab utama ADHD atau autisme pada anak. Menurutnya, ADHD disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter di otak, sementara autisme dipengaruhi oleh multifaktor seperti genetik dan paparan lingkungan. Gawai justru berperan sebagai modifier gejala, bukan penyebab langsung. Anak dengan ADHD cenderung tertarik pada gawai karena mekanisme 'hadiah instan' yang ditawarkan, sehingga otak yang sudah tidak seimbang akan mencari cara cepat untuk merangsang dopamin. Amanda menjelaskan bahwa faktor genetik memegang peranan penting dalam risiko autisme, termasuk kemiripan risiko pada saudara kandung dan sepupu. Penggunaan gawai tetap perlu diawasi agar tidak menghambat stimulasi sosial dan perkembangan saraf anak secara optimal. Penelitian terbaru juga menunjukkan kaitan antara pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dengan penurunan risiko ADHD, serta peran perubahan hormon pada gejala ADHD pada wanita.
Bagikan
Berita terkait
Faktor Genetik jadi Penyebab Utama Autisme pada Anak, Ini Penjelasan Dokter
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.49
Robbie Williams Ungkap Diagnosis Autisme, Sebut 'Kartu Bebas' Perilaku Anehnya
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 06.43
Kasus Bocah Bobol 5 Toko HP di Padang, KPAI Dorong Diversi
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 18.33
10 Murid SDN di Medan Diduga Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.52