Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Donald Trump Klaim Ekonomi Iran Hancur dan Inflasi Tembus 350 Persen

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Iran belum siap untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, meskipun Teheran disebut memiliki keinginan untuk bernegosiasi. Trump menekankan bahwa tekanan ekonomi AS telah menghancurkan sejumlah sektor penting Iran, termasuk keuangan dan pertahanan, serta menyebabkan inflasi yang mencapai 350 persen. Ia juga menegaskan bahwa AS mempertahankan kendali penuh di wilayah strategis di sekitar Selat Hormuz, meskipun hal ini belum memulihkan stabilitas navigasi komersial di wilayah tersebut.

Data dari Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menunjukkan bahwa lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz turun hingga 90 persen dibandingkan periode sebelum konflik. Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan risiko keamanan dan serangan terhadap kapal komersial di perairan regional. Konflik ini berkembang setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian memicu pembalasan Iran terhadap sasaran di Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Upaya diplomasi sebelumnya, termasuk nota kesepahaman yang ditandatangani pada Juni untuk menghentikan permusuahan, hingga kini belum berhasil diimplementasikan. Sengketa mengenai pelaksanaan dan hak navigasi menjadi penghalang utama pemulihan jalur perairan tersebut. Sementara itu, Menlu Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa sanksi ekonomi terbaru dari Trump akan gagal, sejalan dengan sejarah tekanan AS yang tidak efektif di masa lalu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait