Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah AS dalam sebuah peta yang diunggahnya, sekaligus menegaskan tidak ada negosiasi dengan Iran dan blokade kapal Iran tetap berlaku. Klaim ini ditanggapi dengan sindiran oleh perwakilan tetap Rusia di Wina, Mikhail Ulyanov, yang menyebutnya sebagai 'lelucon dengan selera humor yang sangat istimewa'. Ulyanov menuliskan komentar ini di akun X-nya pada 16 Agustus, merujuk pada konfirmasi dari Gdg. Putih bahwa pernyataan tersebut memang bersifat bercanda.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad, India, merespons dengan mengunggah peta AS yang menandai California sebagai 'wilayah baru Republik Islam Iran'. Unggahan ini viral dengan lebih dari 15.100 suka dan 1.700 repost. California, khususnya Los Angeles County, dipilih karena diperkirakan 141.000 warga keturunan Iran tinggal di sana, sekaligus menjadi pusat komunitas Iran yang dikenal sebagai 'Tehrangeles'.

Kontroversi ini memicu respons diplomatik dan simbolis dari pihak ketiga, mencerminkan ketegangan geopolitik yang masih tinggi terkait Selat Hormuz, jalur strategis penting bagi lalu lintas maritim dan ekspor minyak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait