Donald Trump Ungkap Menteri Keuangan AS Pernah Minta Serangan ke Iran Ditunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent pernah meminta penundaan serangan terhadap Iran. Trump menyampaikan hal ini dalam Konvensi Nasional Partai Republik pada 9 September. Menurut Trump, Bessent bertanya apakah serangan dapat ditunda ke waktu lain. Namun, Trump menolak permintaan tersebut karena khawatir penundaan akan memberi Iran waktu untuk mengembangkan senjata nuklir dalam waktu sebulan. Trump tidak merinci serangan spesifik yang dimaksud.
Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap beberapa sasaran di Iran. Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap pihak lawan. Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington disebut menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan, namun kesepakatan tersebut tidak bertahan lama karena permusuhan kembali terjadi.
Hingga kini, konflik antara AS dan Iran belum terselesaikan secara penuh. Permusuhan masih terjadi secara sporadis. Sebagai respons, Washington meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dengan menambah beban finansial yang harus ditanggung Teheran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.57
Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.00
Memanas, Kanada Akhirnya Terapkan Tarif Impor Balasan US$ 27,6 Miliar ke AS
Berita terkait
Bessent: AS masuki tahap akhir konflik dengan Iran
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 11.25
Klaim Rencana Isolasi Ekonomi Iran Terbesar dalam Sejarah, AS: Bersama Kami atau Melawan Kami
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.00
Presiden Trump Sebut AS Kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia
VOI · 10 September 2026 pukul 16.00
Presiden Trump Memperkirakan Perang Iran akan Berakhir Setelah Pemilihan AS
VOI · 10 September 2026 pukul 11.00