Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Washington saat ini tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Iran, meskipun tidak menutup kemungkinan pembicaraan di masa depan jika situasi memungkinkan. Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan panjang antara kedua negara, yang belum menemukan solusi permanen. Sebagai gantinya, AS memilih untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran melalui sanksi, dengan harapan beban finansial yang berat akan memaksa Teheran untuk mengubah kebijakan luar negerinya atau kembali ke meja perundingan.
Menkeu AS Scott Bessent mendesak sekutu untuk mengisolasi Iran secara ekonomi penuh dan mengancam sanksi tegas bagi negara yang mendukung rezim Tehran. Eskalasi militer AS dan Iran meningkat setelah setidaknya tujuh tanker minyak diserang di Teluk Persia, yang mendorong harga minyak mencapai US$100 per barel. Trump juga membantah kabar bahwa stok amunisi AS menipis di tengah konflik, menyebut laporan tersebut sebagai hoax dan mengancam pembocor informasi.
Perwakilan Rusia Mikhail Ulyanov menyatakan bahwa resolusi IAEA yang diajukan AS dan sekutunya terhadap Iran bersifat konfrontatif dan memicu ketegangan baru. Trump memprediksi konflik dengan Iran akan segera berakhir setelah pemilu sela November, di tengah risiko kekalahan Partai Republik di DPR. Gelombang demonstrasi massal di Iran juga memicu kekhawatiran internasional, dengan sejumlah negara yang meminta warganya untuk segera pulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 10 September 2026 pukul 11.00
Presiden Trump Memperkirakan Perang Iran akan Berakhir Setelah Pemilihan AS
VOI · 10 September 2026 pukul 16.00
Presiden Trump Sebut AS Kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia
VOI · 10 September 2026 pukul 12.00
Presiden Trump Sebut AS akan Memenangkan Perang Iran, Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 10 September 2026 pukul 06.00
Iran akan Menjatuhkan Sanksi Maritim Terhadap Kapal yang Memasuki Zona Baru Tanpa Izin
Berita terkait
Donald Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer AS di Iran, Ini Alasannya
VOI · 4 September 2026 pukul 16.00
Donald Trump Dilaporkan Dukung Gagasan Akhiri Perang dengan Iran
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.39
Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.47
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02