Dorong Industri Gunakan AI dan Drone untuk Hadapi Era Baru Pelaporan Keberlanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

President University, University of Southern Queensland (UniSQ), Australia, dan Jababeka memperkuat kolaborasi untuk mempromosikan penggunaan AI dan drone dalam pelaporan keberlanjutan industri. Program ini didukung hibah Australia sebesar AUD 42.000 melalui DFAT dan berlangsung hingga September 2026. Teknologi ini membantu perusahaan memperoleh data lingkungan yang akurat untuk mengevaluasi risiko, kepatuhan, dan dampak lingkungan secara dua arah. Standar pelaporan keberlanjutan seperti PSPK 1 dan PSPK 2 berbasis IFRS akan wajib diterapkan mulai 2027. Workshop pada September 2026 menyoroti pentingnya regulasi seperti PMK No. 5 Tahun 2026 serta integrasi data drone dan AI untuk pemantauan emisi, kualitas udara, dan perubahan lingkungan secara sistematis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 12.07
Jika AI Makin Hebat, Jangan Biarkan Air Bersih Sekarat
Berita terkait
Teknologi Wireless Mulai Satukan Meeting, AI, AR hingga Drone
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 05.20
ABB Bedah Peluang Adopsi AI bagi Industri Kertas dan Mineral Indonesia
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.30
Kapasitas Capai 1,67 GW, Data Center Energy Hunger Dikupas dalam Energy Week
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.04
Teknologi Jadi Kunci Baru untuk Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 01.31