Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dorong Pengelolaan Risiko Berbasis Risk Intelligence

PT Jasa Raharja (Persero) menggelar Risk Townhall 2026 di Jakarta untuk mendorong transformasi tata kelola perusahaan menuju Risk Intelligence. Dengan tema "Transforming Governance for a Sustainable and Resilient Future", forum ini menekankan penggunaan data operasional harian untuk analisis prediktif dan sistem peringatan dini. Direktur Utama Muhammad Awaluddin menyatakan bahwa pendekatan ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan terukur, serta menjadi tanggung jawab seluruh unit kerja, bukan hanya fungsi Manajemen Risiko.

Pakar GRC Antonius Alijoyo menekankan pentingnya integrasi Artificial Intelligence (AI), Environmental, Social, and Governance (ESG), dan Enterprise Risk Management (ERM) dalam strategi jangka panjang, bukan sekadar pemenuhan kepatuhan administratif. Integrasi ini diharapkan memperkuat ketahanan organisasi secara keseluruhan.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, menjelaskan arah penguatan manajemen risiko melalui pembentukan Trusted Risk Intelligence. Langkah ini melibatkan integrasi data akurat, penguatan risk sensing, dan penerjemahan analisis risiko menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tujuannya adalah untuk mendeteksi risiko lebih awal, memahami lebih dalam, dan mengambil keputusan yang lebih tepat guna meningkatkan keamanan mobilitas dan kualitas pelayanan publik.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait