Dosen UIN Walisongo Semarang Dicopot Usai Diduga Lecehkan Mahasiswi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UIN Walisongo Semarang mencopot seorang dosen yang diduga melecehkan mahasiswi. Kasus ini mulai terungkap pada Mei 2026 dan ditindaklanjuti melalui proses investigasi internal kampus. Tim investigasi yang dibentuk oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan Seksual (PPKS) menyelesaikan penyelidikan pada 10 Juni 2026 dan menyerahkan laporan kepada Rektor. Namun, karena dosen tersebut berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), kewenangan akhir penjatuhan sanksi berada di Kementerian Agama RI. Rektor UIN Walisongo telah mengirimkan surat resmi kepada Kemenag untuk pemrosesan lebih lanjut. Dugaan pelecehan seksual ini viral di media sosial dan melibatkan lebih dari satu korban mahasiswi.
Bagikan
Berita terkait
Siswa SMA di Kulon Progo Gelar Aksi, Desak Satpam Diduga Lecehkan Siswi Dipecat
kumparan · 17 September 2026 pukul 11.51
Pemerintah Tegaskan Aturan Wajib Halal Dijalankan Per 18 Oktober Mendatang
JawaPos · 17 September 2026 pukul 10.17
Demi Usut Kebenaran Dugaan Pelecehan Betrand Peto, Ruben Onsu sampai Lakukan Ini
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 08.35
Program Pesantren Nyaman Belajar Sedot Rp 17,5 Miliar, Menag Sebut 12 Juta Santri Adalah Anak Bangsa
JawaPos · 16 September 2026 pukul 21.30