DPR Minta Audit Kondisi Pengungsian Gempa NTT Usai 94 Warga Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR RI mendorong audit kondisi pengungsian korban gempa besar di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dilaporkan 94 warga meninggal dunia di pengungsian. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, jumlah korban meninggal di pengungsian justru lebih banyak dibandingkan korban yang tewas akibat gempa secara langsung, yang berjumlah 48 orang. Dengan demikian, total korban jiwa terkait gempa NTT mencapai 142 orang.
Charles menyatakan kepriaannya atas banyaknya korban meninggal di pengungsian dan menduga ada masalah serius terkait pengelolaan pengungsian, terutama dalam pelayanan kesehatan. Ia menekankan pentingnya audit lapangan untuk memastikan kondisi nyata di tempat pengungsian dan mengidentifikasi permasalahan yang ada.
Lebih lanjut, Charles juga mendorong koordinasi lintas sektor melibatkan pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, hingga BNPB untuk menginventarisir masalah di lapangan. Tujuannya agar korban pengungsi dapat layanan kesehatan yang layak dan jumlah korban tidak bertambah lagi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.58
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia, DPR Buka Suara dan Tuntut Audit Total
Berita terkait
Update Gempa NTT: BNPB Catat 136 Korban Jiwa dan Verifikasi Rumah Rusak Capai 70 Persen
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.27
BNPB: Korban gempa NTT capai 136 jiwa-70 persen rumah terverifikasi
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 19.13
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal Dunia
Detik.com · 10 September 2026 pukul 06.16
BNPB Sebut 135 Orang Meninggal Akibat Gempa di NTT
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.21