DPR Setujui Ada Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks di Lapas Perempuan Bandung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyetujui penyediaan bilik asmara dan alat bantu seks bagi warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. Penyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja Komisi XIII pada 25 September 2025. Menurut Willy, fasilitas ini bertujuan memenuhi kebutuhan biologis warga binaan dan mendukung pendekatan reintegrasi sosial. Ia meminta Kantor Wilayah Kemenkumham dan Kepala Lapas mengawasi pelaksanaan langsung agar sesuai rencana. Bilik asmara ditujukan bagi warga binaan yang masih terikat pernikahan sah, sementara alat bantu seks untuk mereka yang membutuhkan. Willy menekankan pentingnya menjaga kesehatan warga binaan selama pemasyarakatan. Ia juga menyinggung pentingnya edukasi agar penggunaan fasilitas ini aman dan bertanggung jawab. Langkah ini menimbulkan berbagai respons, termasuk dukungan dan kritik dari berbagai pihak terkait. Beberapa pihak mendukung sebagai upaya hak asasi manusia, sementara kelompok lain khawatir tentang implikasi moral dan keamanan. Kementerian Hukum dan Ham akan mengkaji lebih lanjut sebelum keputusan akhir diambil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 11.56
Komisi XIII DPR Jelaskan Alasan Ombudsman Tak Hadir Rapat Bahas Lapas Cibinong
Berita terkait
Pembongkaran Dimulai, Ekskavator Ratakan Klaster Mewah Lapas Cibinong
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.05
Komisi XIII DPR Minta 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar Hari Ini
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.36
Sidak Komisi XIII DPR ke Klaster Mewah Lapas Cibinong, Dilengkapi Dapur hingga Area Kebugaran
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 12.23
DPR Setuju Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks di Lapas Perempuan Bandung
JawaPos · 30 September 2026 pukul 12.17