DPR Soroti Penanganan Kebakaran Hutan dan Bencana yang Belum Terpadu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343576/original/043634800_1788861567-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_16.20.18.jpeg)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat DPR RI untuk mendiskusikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana alam yang belum terpadu lintas kementerian. Indonesia berada di Kawasan Ring of Fire, berisiko gempa, erupsi, dan bencana hidrometeorologi. Karhutla menambah beban penanganan, menyentuh kualitas udara dan layanan dasar warga. Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kesulitan penanganan bencana yang bertumpu pada satu instansi dan meminta pemerintah mengaktifkan kembali leading sector seperti BNPB untuk koordinasi lintas kementerian. DPR juga akan memeriksa lahan bekas karhutla di Kalimantan Barat yang beralih fungsi menjadi kebun sawit serta mengkaji penggabungan Badan Geologi dan BMKG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.59
BNPB Ungkap Ada 1.730 Bencana Alam di Indonesia
VOI · 8 September 2026 pukul 15.31
Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Ketua DPR Minta Polisi Selidiki: Harus Segera Ditindak!
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.21
Prabowo Mau Gabungkan Badan Geologi ke BMKG, Puan Ikut Buka Suara
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 06.25
Bencana Bertubi-tubi Landa Indonesia, Prabowo: Ini Takdir Kita
Berita terkait
BNPB Sebut 38.310 Hektare Lahan di Kalimantan Barat Terbakar
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.08
Prabowo Siapkan Kapal Induk untuk Jadi Pangkalan Helikopter Penanganan Bencana
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 01.31
DPR Dorong Keuntungan dari Karhutla, Aset Korporasi yang Terlibat Bisa Disita
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.38
Prabowo Akui Penanganan Karhutla Masih Ada Keterlambatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.15