DPRD DKI Soroti Desil Bansos, Biaya Hidup Jakarta Jadi Pertimbangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
DPRD DKI Jakarta meminta penyesuaian parameter desil penentuan penerima bantuan sosial (bansos) agar sesuai dengan karakteristik sosial ekonomi dan tingginya biaya hidup di Jakarta. Anggota Banggar DPRD DKI, Wita Susilowaty, menekankan bahwa standar pemerintah pusat, BPS, dan Kemensos perlu dievaluasi karena ambang batas kemiskinan dan beban hidup di Jakarta berbeda dengan daerah lain.
Dewan mendorong penguatan verifikasi melalui metode ground-check by name by address untuk mempertimbangkan beban riil warga, termasuk utang. Selain itu, DPRD meminta Gubernur menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) guna mengatur mekanisme dan parameter verifikasi agar warga yang membutuhkan tidak tereliminasi. Hal ini dibahas dalam rapat paripurna APBD Perubahan 2026 yang menetapkan total anggaran DKI Jakarta sebesar Rp 79,56 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.21
DPRD DKI Minta Pergub Khusus Atur Desil Penerima Bansos Jakarta
Berita terkait
2,4 Juta Warga Singapura akan Dapat Bansos hingga Rp8,3 Juta September
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 21.12
Kemensos & PT Pos Gandeng Skema Baru Penyaluran Bansos dan Burekol
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.06
Kemensos dan PT Pos Rancang Skema Baru Penyaluran Bansos
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.38
DPRD DKI Dorong Planetarium Jakarta Jadi Ikon Wisata Edukasi, Begini Sarannya
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 15.52