DPRD DKI Usul Pemerintah Buka Posko Pengaduan Data Desil Bermasalah di Kelurahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPRD DKI Jakarta mendesak pemerintah membuka posko pengaduan terkait data desil (status ekonomi warga) yang tidak akurat. Ketidaksesuaian data kondisi ekonomi warga dan data yang digunakan pemerintah untuk menentukan desil sempat membuat sebagian masyarakat harus mendatangi berbagai instansi untuk klarifikasi. Anggota Komisi C DPRD DKI, Gias Kumari Putra, menyoroti kasus wali murip yang mendatangi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setelah sekolah mengidentifikasi harta kekayaan di atas Rp 1 miliar. Menurutnya, data yang keliru tidak boleh menyebabkan warga kehilangan akses bantuan pemerintah. Gias menekankan pentingnya sinkronisasi data antara Bapenda dan perangkat daerah lain, termasuk Dinas Pendidikan, agar penentuan status desil sesuai dengan kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya. Pembukaan posko pengaduan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian permasalahan data desil yang bermasalah di tingkat kelurahan.
Bagikan
Berita terkait
Jamin Tak Naik, DPRD Ungkap Awal Polemik Tarif Parkir Rp 60 Ribu per Jam
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.32
Data Desil Bermasalah, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Dipercepat agar Warga Tak Terhambat Terima Bantuan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.15
Salurkan Bantuan Pangan di Bandung, Rajiv Pastikan Program Tepat Sasaran
kumparan · 11 September 2026 pukul 19.34
Ketua DPRD DKI Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 18.47