DPRD Jakarta Minta Trayek JakLingko Sepi Penumpang Dievaluasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747103/original/063052600_1708348087-20240219-Antrian_JakLingko-MER_1.jpg)
Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Hengky Wijaya meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengevaluasi trayek JakLingko yang sepi penumpang. Dalam rapat kerja bersama Dishub DKI, Hengky menyoroti masih adanya armada yang beroperasi meski penumpang minim, sementara trayek yang kurang justru tidak ditambah. Ia menilai skema subsidi Public Service Obligation (PSO) perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain evaluasi trayek, Hengky mendorong perubahan mekanisme subsidi JakLingko. Ia mengusulkan penggantian skema buy the service yang dianggap lebih sesuai untuk Transjakarta dengan subsidi rekalkulasi berdasarkan biaya per kilometer dan biaya operasional. Dengan skema ini, pemerintah dapat menetapkan batas maksimal profit bagi operator sehingga penggunaan anggaran lebih transparan. Hengky berharap penataan ulang trayek dan perubahan skema subsidi tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat Jakarta.
Bagikan
Berita terkait
Pramono: TransJakarta Kelola Transportasi ke Pulau Seribu Tahun Depan
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.57
Dishub DKI Punya Call Center, Bisa Derek Kendaraan-Kawal Mobil Jenazah Gratis
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 09.43
Sopir Demo, Angkot Kosong Ditinggal Berjejer di Dekat Stasiun Tebet
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.30
Dugaan Jual Beli Trayek JakLingko, Anggota DPRD DKI Ngaku Pernah Ditawari Rp 4 M
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 11.00