DPRD Jateng Dorong Revolusi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPRD Jawa Tengah mendukung program Revolusi Lahan (Revola) Jateng Optimis sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi kemiskinan. Program ini mengubah lahan kosong menjadi kawasan produktif yang menggabungkan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan. Di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, lahan seluas sekitar 10 hektare kini ditanami kopi, alpukat, padi, dan hortikultura, sekaligus dipelihara ayam, kambing, dan kegiatan perikanan.
Berdasarkan data BPS, produksi padi Jawa Tengah pada 2024 mencapai 8,89 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), menjadikan provinsi ini lumbung pangan dan produsen padi terbesar kedua di Indonesia. Subsektor peternakan juga berkontribusi besar dengan menyerap lebih dari 800 ribu tenaga kerja dan produksi daging puluhan ribu ton per tahun.
Anggota DPRD Setya menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam sektor pertanian dengan dukungan teknologi seperti drone dan mesin penyiram otomatis. Program ini diharapkan dapat ditiru di seluruh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih kuat dan kesejahteraan masyarakat desa yang merata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.30
Prabowo Mau Kloning Sapi, Kejar Indonesia Swasembada Daging
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.05
Amran Sanggupi Target Prabowo Swasembada Bawang Putih 3 Tahun
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.40
156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Terancam Kesulitan Air untuk Musim Tanam Ketiga
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.22
Anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun pada RAPBN 2027
Berita terkait
Bukan Cuma Produksi, Kemenko Pangan Ungkap 4 Kunci Ketahanan Pangan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 18.06
Kisah SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.39
Produksi Beras September-November 2026 Berpotensi Turun
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.26
Pendataan e-RDKK 2027 Dibuka hingga 25 Oktober, Kementan Pastikan Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 13.54