DPRD Surabaya Minta Proyek Pengendalian Banjir Tak Rusak Utilitas Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPRD Kota Surabaya meminta agar proyek percepatan pengendalian banjir tidak merusak utilitas publik, khususnya jaringan pipa air bersih PDAM Surya Sembada. Wakil Ketua DPRD Bahtiyar Rifai menyoroti beberapa kejadian kebocoran pipa akibat pekerjaan alat berat saat penggalian drainase dan jalan. Beberapa wilayah seperti Kelurahan Simomulyo, Asemrowo, dan sejumlah area di Kecamatan Kenjeran pernah terdampak gangguan pasokan air akibat kerusakan jaringan pipa. Bahtiyar menekankan pentingnya koordinasi teknis antara Pemkot Surabaya, kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM sebelum memulai pekerjaan. Proyek berskala lingkungan yang menggunakan Dana Kelurahan juga perlu pemantauan lebih ketat agar tidak mengenai infrastruktur bawah tanah. Ia mendorong penggunaan peta digital jaringan utilitas sebagai acuan bagi pekerja lapangan sebelum melakukan penggalian. Hal ini dilakukan seiring percepatan program banjir menjelang musim penghujan agar tidak menimbulkan masalah baru bagi warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.15
AHY Wanti-wanti Bahaya Banjir, Soroti Tata Kelola Pembangunan di Daerah
Berita terkait
AHY Ungkap Titik Terberat Pembangunan Giant Sea Wall
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 04.45
Perkuat Pengendalian Banjir, Pemkot Tangsel Bangun Turap 204 Meter
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.24
Cegah Banjir Susulan, Tito Minta Pembangunan Sabo Dam di Tapteng Dikebut
Detik.com · 10 September 2026 pukul 18.33
Pembangunan Sabo Dam di Tapanuli Tengah Lindungi Warga dari Bencana Susulan
kumparan · 10 September 2026 pukul 18.20