Dua Pekan Belajar di Bawah Pohon akibat Gempa, Siswa SMP di Manggarai Barat Menanti Tenda Darurat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Siswa SMPN 7 Ndoso di Manggarai Barat, NTT, terpaksa belajar di ruang terbuka dan di bawah pohon selama dua pekan akibat kerusakan bangunan sekolah pascagempa bermagnitudo 7,7. Kondisi ini terjadi karena sekolah belum menerima bantuan tenda darurat atau terpal untuk melindungi siswa dari panas dan hujan.
Orang tua siswa menyatakan kesediaan untuk bergotong royong membangun kelas darurat asalkan pemerintah menyediakan terpal. Sementara itu, Kepala BPBD Manggarai Barat menyatakan bahwa distribusi tenda dan terpal dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan meminta pihak sekolah segera berkoordinasi.
Secara luas, gempa tersebut berdampak besar di NTT dengan 1.378 sekolah mengalami kerusakan menurut data BNPB, di mana 502 sekolah di antaranya mengalami kerusakan berat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.50
Komisi IX Dukung Percepatan Perbaikan Faskes Wilayah Terdampak Gempa NTT
Berita terkait
Kemendikdasmen Catat 253 Sekolah Terdampak Gempa NTT, 3 Murid dan 1 Guru Tewas
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Pemulihan Pendidikan Pasca-Gempa NTT Sasar Infrastruktur dan Psikososial
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.28
Gempa Susulan NTT Masih Berlangsung, Pola Penurunan Diperkirakan dalam Sebulan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.40
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal Dunia
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.28