Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dua Pos Polisi di Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov OTK

Pada malam Sabtu (15/8), dua Pos Polisi Lalu Lintas di Surabaya yakni Pos Lantas A Yani Margorejo dan Pos Lantas Bundaran Waru (Cito) diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh seorang pria bersenjata. Menurut saksi Yudi, seorang petugas kereta api, pelaku beraksi sendirian dengan menggunakan sepeda motor bebek, mengenakan pakaian hitam dan helm biru muda polos. Sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku masuk ke tenda di samping pos lalu lintas, menyalakan api di atas motor, lalu melempar benda yang diduga bom molotov ke depan pintu pos. Akibatnya, api berkobar setinggi hampir satu meter, namun tidak ada suara ledakan. Beberapa pengendara yang melintas berhasil memadamkan api dalam waktu singkat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan kejadian di duan lokasi tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai pelemparan bom molotov sudah valid, namun belum ada laporan korban atau kerusakan besar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi jenis benda yang dilempar dan motivasi pelaku. Kedua pos polisi tetap beroperasi normal dan tidak ada gangguan signifikan pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Jules menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan apakah insiden ini merupakan keisangan semata atau ada niat untuk mengganggu kamtibmas. Pihak Polrestabes Surabaya sedang mengumpulkan bukti dan mendalami kronologi kejadian. Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian telah memperkuat personel di titik-titik rawan dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan melalui call center 110 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait