Duet Tiyo-Dhana Sosialisasikan Gagasan Berpikir Kepulauan untuk Indonesia Emas 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Duet muda Tiyo Ardianto dan Dhana Baswara sosialisasikan gagasan berpikir kepulauan untuk dukung visi Indonesia Emas 2045. Tiyo, mantan Ketua BEM UGM dan mahasiswa Fakultas Filsafofi UGM, bertemu dengan Dhana, yang memiliki latar belakang kebijakan publik dari Universitas Sussex, Inggris, dalam diskusi tertutup di Solo pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Keduanya menemukan keselarasan pemikiran kuat dan lahirkan gagasan strategis yang berpotensi mengubah paradigma generasi muda Indonesia.
Gagasan berpikir kepulaian ini mengusung pendekatan berbasis tradisi dan kearifan lokal, terinspirasi dari pengalaman Dhana di Inggris, di mana masyarakat tetap menjaga tradisi meskipun terbuka dan liberal. Tiyo sedang menyelesaikan skripsinya dan eksplorasi pengalaman Dhana di luar negeri menjadi bahan diskusi untuk membangun konsep kebangsaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Duet ini diproyeksikan sebagai calon pemimpin nasional di era Indonesia Emas 2045. Mereka berupaya menjembatani antara kebijakan modern dan nilai-nilai tradisional, sekaligus membangun narasi kebangsaan yang relevan dengan dinamika global namun tetap akar pada identitas lokal Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.17
Archipelagic Thinking: Gagasan Baru Generasi Muda untuk Indonesia Emas 2045
Berita terkait
Danpusterad: Kesadaran Bela Negara Generasi Muda Pondasi Indonesia Emas 2045
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 17.03
BNN Tekankan Resiliensi Generasi Muda Hadapi Ancaman Narkotika
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.20
BNN Hadiri Kuliah Umum Nasional di Universitas Majalengka
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.47
Singa Muda Hanura Dorong Generasi Muda Aktif Bicara Demokrasi hingga Tantangan Ekonomi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.47