Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Duka Flores Jadi Panggilan Solidaritas Nasional, Bantuan Rp1,3 Miliar Disalurkan

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026, masih menimbulkan dampak serius hingga awal September 2026. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban tewas mencapai 87 orang, sementara sekitar 150.576 warga terpaksa mengungsi. Selain itu, 953 orang luka dan banyak bangunan rumah hancur akibat gempa dan gempa susulan yang masih terjadi. Masyarakat Flores semakin membutuhkan bantuan dasar seperti makanan, pakaian, selimut, dan tempat berlindung. Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,3 miliar ke tujuh wilayah terdampak, termasuk Manggarai, Ende, Sikka, dan Ngada. Bantuan mencakup bahan makanan pokok, terpal, pakaian, selimut, kebutuhan bayi dan anak, serta mainan edukatif untuk anak-anak pengungsi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming turun langsung untuk memantau situasi dan menyampaikan dukungan. BNPB juga menggunakan helikopter dan Kapal Perang KRI Dr. Soeharso untuk distribusi bantuan dan layanan medis ke wilayah terpencil. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan 812 titik BTS di NTT yang terdampak telah pulih, sekaligus menyalurkan bantuan Starlink dan logistik seberat 15 ton. Proses pemulihan diperkirakan masih memakan waktu lama, sehingga solidaritas nasional dan partisipasi sektor swasta diperlukan untuk menjaga kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi hingga kembali normal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait