Dukung Ekspor UMKM, Lion Parcel Perluas Layanan Interpack ke 50 Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lion Parcel memperluas layanan pengiriman internasional Interpack ke lebih dari 50 negara di lima benua untuk mendukung pelaku UMKM dan usaha lokal menjangkau pasar global. Perluasan ini merespons meningkatnya kebutuhan pengiriman lintas negara seiring berkembangnya aktivitas bisnis dan mobilitas masyarakat. Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menyatakan bahwa pengiriman ke luar negeri semakin relevan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan keluarga dan pelaku usaha memperluas pasar, sehingga perusahaan berupaya menyediakan akses pengiriman yang mudah dan pilihan layanan yang sesuai.
Layanan Interpack kini melayani pengiriman dari Indonesia ke lebih dari 50 negara, dengan tarif mulai Rp37.500 ke Singapura dan Rp26.000 ke Malaysia. Perluasan jaringan ini juga membuka peluang bagi pengrajin dan UMKM daerah, termasuk di Garut, untuk memasarkan produk lokal seperti tas dan jaket kulit ke pasar luar negeri. Mitra agen Lion Parcel di Garut, Priyanto, menyampaikan bahwa Malaysia menjadi salah satu tujuan pengiriman yang cukup banyak, dan adanya kebutuhan pengiriman rutin ke luar negeri menjadi peluang bagi para mitra agen untuk mengembangkan bisnis.
Dengan konektivitas pengiriman yang semakin luas, Lion Parcel berupaya memastikan produk lokal dapat mencapai konsumen di berbagai pasar internasional, sekaligus memberikan dukungan logistik yang dibutuhkan oleh pelaku usaha mikro dan menengah untuk bersaing di kancah global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 20.42
Perusahaan Logistik Sebut Pengiriman Internasional Makin Berkembang
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 17.03
Dorong UMKM Tembus Pasar Global, BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama
Berita terkait
IEU-CEPA Berpotensi Bebaskan Tarif 90% Produk Indonesia
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 16.45
UMKM Ingin Go Global? Kenali Dulu Dasar Ekspor-Impor untuk Pemula
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.26
Mendag Budi: Tugas Atase Perdagangan dan ITPC Dongkrak Ekspor Pengusaha
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.30
Bamsoet Usul KADIN Jadi Lembaga Non-APBN, Ini Alasannya
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.22