Dukung Kemandirian Industri Alkes, Virtue Diagnostics Tingkatkan TKDN di Atas 40%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Virtue Diagnostics Indonesia meningkatkan investasinya untuk mendukung kemandirian industri alat kesehatan (alat kesehatan/In Vitro Diagnostics/IVD) di Indonesia. Perusahaan membangun fasilitas manufaktur seluas 12.200 meter persegi di Cikarang dengan kapasitas produksi lebih dari 1.000 unit instrumen diagnostik per tahun dan 6.000 liter reagen per hari. Fasilitas ini diresmikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 2024 dan menjadi basis pengembangan produk diagnostik lokal.
Pada 2026, Virtue Diagnostics memperluas lini produknya melalui pengembangan diagnostik molekuler dan peluncuran teknologi cartridge-based immunology. Perusahaan telah mendapatkan izin edar untuk 193 produk diagnostik di Indonesia, dengan platform imunologi, biokimia, hematologi, dan diagnostik molekuler mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%.
Founder dan Global CEO Virtue Diagnostics, Johnson Zhang, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat manufaktur IVD di Asia Tenggara. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan kebijakan yang mendorong investasi jangka panjang, pengadaan berbasis nilai, perlindungan produk dengan TKDN tinggi, kontrak pengadaan multiyears, dan koordinasi yang lebih erat antara pemerintah dan industri.
Bagikan
Berita terkait
PLN Indonesia Power Garap PLTS-BESS Rp3,3 Triliun di Sulawesi Tengah
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 13.02
PLN Indonesia Power Injak Gas Transisi Energi Lewat PLTS-BESS dan MRO
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 10.25
iPhone 18 Pro Max Lolos TKDN & Postel, Erajaya: Kami Siap
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.45
Bamsoet Dorong Hilirisasi Nikel Hasilkan Industri Kendaraan Listrik
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.37