Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dukung Kemandirian Industri Alkes, Virtue Diagnostics Tingkatkan TKDN di Atas 40%

PT Virtue Diagnostics Indonesia meningkatkan investasinya untuk mendukung kemandirian industri alat kesehatan (alat kesehatan/In Vitro Diagnostics/IVD) di Indonesia. Perusahaan membangun fasilitas manufaktur seluas 12.200 meter persegi di Cikarang dengan kapasitas produksi lebih dari 1.000 unit instrumen diagnostik per tahun dan 6.000 liter reagen per hari. Fasilitas ini diresmikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 2024 dan menjadi basis pengembangan produk diagnostik lokal.

Pada 2026, Virtue Diagnostics memperluas lini produknya melalui pengembangan diagnostik molekuler dan peluncuran teknologi cartridge-based immunology. Perusahaan telah mendapatkan izin edar untuk 193 produk diagnostik di Indonesia, dengan platform imunologi, biokimia, hematologi, dan diagnostik molekuler mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%.

Founder dan Global CEO Virtue Diagnostics, Johnson Zhang, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat manufaktur IVD di Asia Tenggara. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan kebijakan yang mendorong investasi jangka panjang, pengadaan berbasis nilai, perlindungan produk dengan TKDN tinggi, kontrak pengadaan multiyears, dan koordinasi yang lebih erat antara pemerintah dan industri.

Berita terkait