Eks Ketua Yayasan Sekolah di Pondok Pinang Diduga Selewengkan Dana Rp 2 Miliar, Alihkan Sertifikat ke Istri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yayasan sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membongkar dugaan penyelewengan dana sebesar Rp 2 miliar yang melibatkan mantan ketua yayasan, IWD. Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengonfirmasi bahwa proses hukum saat ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan telah memasuki tahap pembuktian.
Modus dugaan penyelewengan terungkap setelah diketahui bahwa sertifikat tanah milik yayasan dialihkan menjadi milik pribadi istri IWD. Hermawanto menyatakan penyalahgunaan dana tersebut sudah berlangsung lama, namun baru terdeteksi karena indikasi pengalihan aset tersebut. Sebagai tindakan, yayasan telah memberhentikan sementara IWD dari jabatannya serta menonaktifkan salah satu anggota dewan pembina.
Sebagai respons, IWD mengajukan gugatan ke pengadilan setelah diberhentikan. Pemberhentian dilakukan atas dasar dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan. Kasus ini saat ini masih dalam proses hukum untuk mengungkap kebenaran sepenuhnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.16
Yayasan Ungkap Awal Mula Ditemukan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.17
Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bakal Diperiksa soal Ratusan Senjata
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.30
Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel Sudah Meninggal Sejak 2020
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.51
Polda Metro: Pemilik Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel Sudah Meninggal
Berita terkait
Pihak Eks Ketua Yayasan Jelaskan Klaim Senjata di Sekolah Jaksel untuk Ekskul
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.27
Jawaban dan Bantahan Yayasan Sekolah di Jaksel soal Temuan Ratusan Senjata
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.14
Fakta-fakta Temuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 06.37
Sengketa Yayasan Antara 3 Pembina di Balik Temuan 995 Senjata
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.33