Ekspor Indonesia Juni 2026 Naik 9,46 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai ekspor Indonesia dari Januari hingga Juni 2026 mencatat pertumbuhan 4,90 persen menjadi USD 134,58 miliar. Pada Juni 2026, ekspor naik 9,46 persen menjadi USD 24,39 miliar dibandingkan Juni 2025. Komoditas nonmigas utama penopang pertumbuhan adalah nikel dan barang daripadanya, dengan ekspor meningkat USD 1,66 miliar atau tumbuh 31,25 persen. Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar adalah Tiongkok senilai USD 15,82 miliar, diikuti India USD 26,74 miliar dan pasar lainnya USD 9,50 miliar.
Dari sisi sektor, ekspor hasil industri pengolahan mengalami kenaikan 7,37 persen, sedangkan hasil pertanian dan pertambangan tercatat menurun. Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang ekspor terbesar nasional dengan nilai USD 19,60 miliar, atau 13,92 persen dari total ekspor. Nilai impor Indonesia sepanjang semester pertama 2026 mencapai USD 115,23 miliar.
Bagikan
Berita terkait
Impor Barang Konsumsi Melonjak 27%, Menperin Dorong Industri Lokal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07