Ekspor LNG via Selat Hormuz September Melonjak, Tertinggi sejak Perang AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah kargo gas alam cair (LNG) yang melintasi Selat Hormuz pada September 2026 mencapai 19-21 kargo, menjadi level tertinggi sejak perang AS-Iran dimulai. Data S&P Global Energy mencatat 19 kargo, terdiri dari 13 kargo Qatar dan enam kargo Uni Emirat Arab (UEA), sementara Kpler melaporkan 21 kargo. Ini meningkat dari 15 kargo pada Juni 2026, ketika kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mulai berlaku. Analis senior S&P Global Eric Yep menyatakan bahwa jika tren ini berlanjut hingga Oktober, transit bulanan LNG dapat pulih hingga 25% dari level sebelum perang.
Meskipun konflik masih berlangsung, sejumlah kapal LNG terkait QatarEnergy kembali melintasi Selat Hormuz dalam beberapa pekan terakhir. Tiga kapal LNG dari terminal ekspor Ras Laffan Qatar terpantau berada di luar Selat Hormuz pada pekan ini. Kapal Al Kharaitiyat dan Al Gharrafa sempat menghilang dari sistem pelacakan saat berada di dalam selat sebelum kembali terdeteksi di lepas pantai barat India. Kapal ketiga, Milaha Qatar, juga terakhir terlihat di dalam selat pada pertengahan hingga akhir September sebelum muncul kembali di sebelah barat India dan menurunkan muatannya di Pelabuhan Hazira.
Keberadaan kapal-kapal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kekhawatiran keamanan dan ketidakpastian, operasi LNG melalui jalur strategis Selat Hormuz tetap berlanjut. Ini menjadi penting karena Selat Hormuz merupakan jalur laut kritis bagi pasokan energi global, terutama bagi pasokan LNG dari Timur ke negara-negara Asia.
Bagikan
Berita terkait
Pakistan Berhasil Nego dengan Iran, Kapal Tanker Impor LNG Mulus Lewati Hormuz
kumparan · 22 September 2026 pukul 08.41
Bom! Rudal Serang Kapal Baru di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.40
Trump Kembali Gertak Iran, Ancam Gerakan Militer Lagi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 23.23
Inpex Beli 50% Hak Partisipasi 2 Blok Migas Lepas Pantai Jawa Timur dari BP
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.33