Ekspor Satu Pintu DSI Belum Jelas, Pemerintah Diminta Transparan Agar Tak Rugikan Petani Sawit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satya Bumi dan POPSI mendesak pemerintah serta PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) menyatukan pemahaman tentang skema ekspor satu pintu sebelum kebijakan diberlakukan penuh pada 1 September 2026. Saat ini DSI masih dalam tahap evaluasi dan transisi, hanya mengelola pencatatan serta pemantauan transaksi ekspor. Peran sebagai eksportir tunggal baru akan diterapkan pada tahap selanjutnya tanpa penetapan tanggal pasti. Andi Muttaqien (Satya Bumi) menyatakan desain kebijakan belum matang dan pemerintah tidak boleh memaksakan tenggat waktu implementasi sebelum mekanisme kerja serta standar tata kelola DSI jelas. DSI akan menghadapi komoditas strategis seperti sawit dan ferro alloy berbasis nikel dengan rantai pasok yang kompleks. Tanpa standar tata kelola, transparansi, dan pengawasan yang kuat, sentralisasi ekspor berpotensi menciptakan konsentrasi kekuasaan ekonomi baru serta membuka ruang praktik rente.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 12.04
Prabowo Klaim DSI Kelola Devisa Ekspor Capai 14 Miliar Dolar AS, Temukan Potensi Tambahan 5 Miliar Dolar AS
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.25
Dukung Ekspor Satu Pintu Lewat Danantara, Ahamad Muzani Sebut Perkuat Posisi Tawar Negara
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.21
Ketua MPR soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI: Memperkuat Posisi Tawar Negara
Berita terkait
Rosan Beberkan Kabar Terbaru Soal Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Pemprov DKI Kirim Nakes hingga Galang Rp 3,8 M untuk Bantu Korban Gempa di NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.54
Febrie Adriansyah Dinilai Manuver Lewat Praperadilan, Desak Penanganan Perkara Transparan
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 12.31
Penanganan Perkara Eks Jampidsus Harus Profesional, Transparan, dan Dapat Diawasi Publik
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.03