Elektabilitas Prabowo Anjlok saat Kepuasan Publik Atas Kinerja Pemerintah Merosot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melaporkan tren penurunan elektabilitas Presiden RI Prabowo Subianto selama sembilan bulan terakhir. Penurunan ini sejalan dengan merosotnya kepuasan dan kepercayaan publik terhadap kinerjanya sebagai presiden, serta evaluasi positif atas kondisi politik, penegakan hukum, dan program prioritas seperti MBG dan KDMP.
Data survei SMRC menunjukkan elektabilitas Prabowo turun dari 34,9 persen pada November 2025 menjadi 33,3 persen pada Februari-Maret 2026, lalu anjlok tajam menjadi 14,5 persen pada Juli 2026. Peneliti SMRC Saidiman Ahmad mengonfirmasi bahwa tren ini konsisten dan mencerminkan sentimen publik yang menurun.
SMRC menekankan bahwa penurunan elektabilitas tidak terpisah dari evaluasi kinerja presiden secara keseluruhan, yang mencakup aspek ekonomi, politik, hukum, dan pelaksanaan program-program unggulan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 15.04
Survei SMRC: Gerindra Masih Teratas, tapi Elektabilitas Turun
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 13.31
DPR Tanggapi Survei Kepuasan Publik Turun, Ajak Pemerintah Evaluasi
Berita terkait
Sidang Tahunan 2026 Berlangsung Tertib dan Khidmat, Anggota MPR Sampaikan Apresiasi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.46
Apa Kata Dasco soal Survei Tak Sedap terkait Kinerja Prabowo?
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 14.38
Tingkat Kepuasan kepada Prabowo Turun, Pengamat: Wajar di Tengah Agenda Bersih-Bersih
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 14.24
Survei SMRC: Prabowo Tak Terpilih Sebagai Presiden Andai Pilpres Digelar Hari Ini
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 16.33