Erdogan Desak Trump Gunakan Diplomasi Redam Ketegangan AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Donald Trump memanfaatkan diplomasi untuk meredam ketegangan AS-Iran. Dalam pembicaraan telepon, Erdogan menekankan pentingnya negosiasi demi stabilitas kawasan Timur Tengah. Turki mendukung upaya perdamaian dan konsisten dalam membangun kembali Jalur Gaza. Erdogan juga menyoroti kerja sama strategis Turki dengan Pakistan dan Arab Saudi dalam kerangka perjanjian pertahanan bersama. Sementara itu, kondisi di Jalur Gaza menjadi sorotan, dengan keprihatinan atas tindakan Israel yang meningkatkan otoritas terhadap warga Palestina. Di tengah ketegangan, militer AS meluncurkan serangan rudal ke Iran atas kendali Selat Hormuz, mengakibatkan gangguan perdagangan minyak dunia. Iran memperkuat angkatan bersenjata dengan 1.000 drone tempur baru. Jared Kushner mengungkapkan komunikasi Washington-Iran meningkat pesat dalam upaya perjanjian perdamaian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.41
Menantu Trump Tiba di Israel, Bujuk Netanyahu Agar Nurut Soal Gaza
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Sentuh US$91, Perang AS - Iran Kembali Jadi Ancaman
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 05.45
Trump Puji Pakta Pertahanan Makkah, Sebut Arab Saudi-Turki-Pakistan Makin Kuat
Berita terkait
Tak Bisa Mundur dari Perang Iran, Pakar Militer Sebut Trump Akan Cari Kambing Hitam
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 05.15
Menantu Trump Akan Bertemu Netanyahu Usai Pertemuan dengan Hamas
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.38
Mesir & AS Desak Pelaksanaan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.45
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35