Erdogan Serukan Penghapusan Hak Veto DK PBB, Mungkinkan Bisa Terwujud?
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB (AS, Inggris, Prancis, Rusia, China) menghapus hak veto mereka. Ia menilai sistem veto tidak adil dan menghambat stabilitas global, terutama dalam krisis seperti perang Israel-Gaza dan Ukraina. Erdogan menyarankan perombakan total DK PBB dengan penghapusan status anggota tetap serta pemberian wewenang penuh kepada Majelis Umum PBB untuk memilih anggota dewan. Pengakuan veto secara resmi memerlukan amendemen Piagam PBB yang sulit dilakukan.
Bagikan
Berita terkait
Megawati Pertanyakan Peran PBB di Tengah Konflik Dunia
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.22
Menlu RI Galang Dukungan Keanggotaan Tidak Tetap DK PBB 2029
Detik.com · 24 September 2026 pukul 14.41
PM Takaichi Minta PBB Hapus Label Jepang 'Negara Musuh'
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.42
Erdogan Soroti Gaza di Sidang PBB, Israel Pilih Walk-Out
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.13