PM Takaichi Minta PBB Hapus Label Jepang 'Negara Musuh'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam pidato di Majelis Umum PBB pada Rabu (23/9/2026) menyerukan penghapusan klausul 'negara musuh' dari Piagam PBB. Klausul tersebut, yang diadopsi pada 1940-an, melabeli Jepang, Jerman, dan Italia sebagai 'negara musuh' akibat Perang Dunia II. Meskipun resolusi 2005 dan 1995 telah menyatakan klausul ini usang, penghapusan belum tuntas karena prosedur amendemen Piagam PBB yang rumit. Takaichi menegaskan komitmen Jepang terhadap multilateralisme dan meminta reformasi Dewan Keamanan PBB termasuk penambahan kursi tetap. Isu ini menjadi sensitif di tengah memburuknya hubungan Jepang-China, sementara Takaichi menolak tuduhan 'remiliterisasi' Jepang dengan menekankan kebijakan keamanan tetap pasif dan defensif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 13.19
Bulu Tangkis Asian Games 2026: Korea Tumbang, China Vs Jepang di Final Putri
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 01.50
Hasil Lengkap Voli Putri Asian Games 2026
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 08.58
Klasemen Asian Games 2026: China Merajalela, Indonesia Nomor 13
Berita terkait
Rusia dan China Veto Resolusi AS mengenai Sanksi terhadap Iran
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 21.31
Tok! Rusia dan China Veto Resolusi AS soal Iran di Dewan Keamanan PBB
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 07.10
Selain Minyak, Iran dan China Diduga Bahas Masalah Nuklir
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.18
Piagam PBB akan Kembali Dijadikan Landasan Utama
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.08