Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh pemerintahan Israel di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya untuk menghapus Palestina dari agenda dunia. Dalam konferensi pers bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang sedang berkunjung ke Turki, Erdogan menyatakan bahwa tujuan Netanyahu adalah memanfaatkan kekacauan dan konflik baru di kawasan untuk menghapuskan Palestina dari perhatian internasional. Erdogan menegaskan bahwa upaya ini tidak akan berhasil dan berjanji bahwa Turki akan terus mendukung pendirian negara Palestina yang merdeka.
Erdogan, yang selama bertahun-tahun mendukung kuat perjuangan Palestina, telah beberapa kali mengecam kebijakan pemerintah Netanyahu. Ia menuduh pemerintah Israel melakukan genosida di Gaza dan menerapkan kebijakan ekspansionis di Tepi Barat, Lebanon, Suriah, dan wilayah sekitarnya. Kedatangan Abbas ke Ankara pada hari Selasa (11/8) dilanjuti dengan pertemuan dengan Erdogan pada hari Rabu (12/8), di mana keduanya membahas perkembangan terkini di kawasan tersebut. Menurut Abbas, pembicaraan ini penting dan bermanfaat.
Dalam kesempatan yang sama, Erdogan menyambut positif rencana pemilihan umum yang diumumkan oleh Abbas, yang dijadwalkan digelar pada 28 November mendatang, diikuti dengan pemilangan presiden pada awal tahun depan. Jika dilaksanakan, pemilu legislatif ini akan menjadi pemilu pertama di Palestina dalam dua dekade terakhir. Erdogan berharap proses ini akan memajukan rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas di wilayah yang terkonflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 09.03
Erdogan: Israel berupaya singkirkan isu Palestina dari agenda global
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.22
Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.28
Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh
Berita terkait
Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.41
Netanyahu Samakan Gaza dengan Korut: Warganya Dilarang Pergi
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.03
Netanyahu Diteriaki 'Pembunuh Bayi' Saat Berkunjung ke AS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.23
Inggris Tak Terima Disebut PM Israel Netanyahu sebagai 'Republik Islam Inggris'
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.59