Erdogan: Israel berupaya singkirkan isu Palestina dari agenda global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya memanfaatkan kekacauan dan konflik baru di kawasan untuk menyingkirkan isu Palestina dari agenda internasional. Erdogan menyampaikan pernyataan ini setelah bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ankara. Menurut Erdogan, pemerintah Netanyahu berupaya mengeluarkan Palestina dari agenda kemanusiaan bersama, namun isu Palestina akan tetap menjadi prioritas. Erdogan juga menegaskan dukungan Turki yang tegas kepada Palestina dalam perjuangan melawan serangan dan provokasi yang menargetkan situs-situs suci, termasuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan Masjid Ibrahimi di Hebron. "Apa pun yang mereka lakukan, mereka tidak akan berhasil. Semakin keras mereka berusaha menghancurkan, semakin kuat pula perjuangan Palestina yang tumbuh di hati masyarakat," ujurnya. Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menambahkan bahwa tindakan Israel di kawasan mendorong Timur Tengah menuju konflik bernuansa agama. Hal ini disampaikan Safadi dalam pertemuan tingkat menteri yang dihadiri negara-negara Arab dan Muslim untuk mendukung Yerusalem dan situs-situs suci di bawah pemerintahan Israel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.28
Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.05
Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
Berita terkait
Israel Tolak Peta Jalan 15 Poin Gaza, Keberatan dengan Peran Pasukan Internasional
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 16.27
Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya "Perang Agama"
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 21.40
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Tewaskan 7 Orang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.40
Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.41