Erupsi Gunung Anak Krakatau dalam Angka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau erupsi terus-menerus sejak Jumat (4/9/2026) dengan status level III (siaga). Erupsi menyebabkan gemuruh, getaran kuat hingga membuat pintu rumah bergetar, dan melontarkan abu vulkanik ke lima provinsi: Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu. Menurut Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria, aktivitas gunung berapi ini sudah tercatat sejak Juli 2026, dengan puncaknya pada 5 September 2026. Erupsi berupa 'Lava Fountain' dengan satu kali gempa letusan beramplitudo 70 mm. Bahaya utama termasuk lontaran material pijar, batuan vulkanik, dan abu vulkanik yang dapat merusak peralatan di zona pusat aktivitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 20.20
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Warga Diminta Waspada
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 07.24
Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Tutup hingga Pukul 09.30 WIB
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 08.06
BNPB siapkan OMC untuk luruhkan abu erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 07.30
Memahami Lava Fountain yang Keluar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Bandara Soetta-Lampung Masih Ditutup hingga Jam 9 Pagi
Detik.com · 7 September 2026 pukul 07.09
Ramai-ramai Media Asing Sorot Anak Krakatau Erupsi, Katakan Ini
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 06.15
Test Paparan Abu Vulkanik pada Bandara Dilakukan Setiap 30 Menit
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 06.06
Update Wilayah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau Senin Pagi
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.45