Memahami Lava Fountain yang Keluar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi pada malam Jumat (4/9) hingga Sabtu (5/9) dini hari, mengeluarkan semburan lava pijar berwarna merah-oranye yang dikenal sebagai lava fountain. Fenomena ini terjadi ketika tekanan gas dalam magma mendorong lava terlontar ke udara. Menurut USGS, lava fountain sering dikaitkan dengan magma basaltik yang encer, memungkinkan gas dan lava dengan mudah naik ke permukaan. Erupsi ini berlangsung sejak 2 Juli 2026 dan masih berstatus Level III (Siaga).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 22.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Tinggi Kolom Abu Tidak Bisa Teramati
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 09.31
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.22
Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau sudah Tujuh Kali Erupsi dalam Sehari
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.45
Lini Masa Fase Kritis hingga Erupsi Besar Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
FOTO: Penampakan Lava Pijar yang Dimuntahkan Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.10
Apa Itu Lava Fountain? Fenomena Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.01