Europol Peringatkan Peningkatan Perampokan Museum dengan Sasaran Emas dan Permata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Europol memperingatkan peningkatan perampokan museum dengan kekerasan di Eropa. Para pencuri menggunakan senjata seperti palu godam, kapak, linggis, bahkan bahan peledak untuk masuk dan mencuri artefak emas, perak, dan permata. Tren ini berbeda dari dulu yang hanya mengandalkan pengintaian. Beberapa kasus terbaru meliputi perampokan di Museum Cognacq-Jay Paris (7 benda emas-berlian dicuri), Museum Louvre (perhiasan senilai 88 juta euro dicuri), dan Museum Drents Belanda (helm emas Rumania dicuri). Keamanan museum dianggap rentan karena anggapan tidak seketat toko perhiasan. Hasilnya, logam mulia mudah dijual di pasar seni tanpa jejak.
Bagikan
Berita terkait
Lerai Pertengkaran Ibu dan Pasangan Sirinya, Anak 13 Tahun Malah Kena Tusukan
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.20
Mobil Tabrak Kerumunan di Caen Prancis, 2 Tewas dan 10 Luka-luka
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.39
Demo Hari Ini, Massa dari Pati Membubarkan Diri, Situasi Malah Memanas, Tegang
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.50
Motif Aan Kurniawan Bunuh Satu Keluarga di Palu: Sakit Hati Dibilang Pemalas
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.35