Fadli Zon: Budaya Tak Cukup Jadi Identitas, Harus Masuk Ekonomi dan Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya sebagai identitas bangsa, tetapi harus berkembang hingga menjadi industri budaya yang memberi nilai ekonomi. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambangan dan keberlanjutan warisan budaya agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Pernyataannya disampaikan setelah menerima Detik Sumatra Awards sebagai Figur Akselerator Kewajiban negara untuk memajukan kebudayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Ayat (1) UUD 1945. Fadli juga menilai kebudayaan harus menjadi landasan pembangunan nasional, khususnya di kawasan seperti Sumatra yang kaya akan warisan budaya.
Fadli Zon menyampaikan bahwa pembentukan Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemajuan kebudayaan. Ia menegaskan bahwa tugas melestarikan pusaka dan memori kolektif bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kepedulian bersama masyarakat. Fadli juga mendedikasikan penghargaan yang diterimanya kepada para pejuang kebudayaan di Sumatra, termasuk mereka yang terdampak musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.52
Menbud Fadli Zon Raih detikSumatera Awards: Untuk Pejuang Kebudayaan di Sumatera
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.09
Menbud Fadli Zon Raih detikSumatera Awards: Untuk Pejuang Kebudayaan di Sumatera
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.09
Fadli Zon Raih detikSumatera Awards 'Penjaga Pusaka dan Memori Kolektif Sumatera'
Berita terkait
Gedung Eks Jiwasraya Diusulkan Jadi Museum, Fadli Zon Soroti Potensi Kota Lama Semarang
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 07.15
Fadli Zon Sebut 75 Bangunan Adat Sade Masuk Rencana Pemulihan
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 18.15
Fadli Zon Sebut Empat Pilar Bukan Sekadar Dokumen Politik, tapi Puncak Kebudayaan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.52
Sensus Ekonomi 2026 Bakal Hitung PDB Kebudayaan, Fadli Zon Minta Data Pelaku Lebih Presisi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 20.01