Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sensus Ekonomi 2026 Bakal Hitung PDB Kebudayaan, Fadli Zon Minta Data Pelaku Lebih Presisi

Sensus Ekonomi 2026 untuk pertama kalinya berpotensi menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) kebudayaan untuk mengukur kontribusi sektor budaya terhadap perekonomian nasional. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya data yang akurat untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran, termasuk pemetaan struktur, skala, dan kebutuhan pelaku di sektor budaya. Sensus ini juga bertujuan mengidentifikasi potensi wilayah, sektor unggulan, dan kebutuhan transformasi digital serta perlindungan kekayaan intelektual.

Fadli menjelaskan bahwa ekonomi budaya mencakup berbagai sektor seperti film, musik, seni pertunjukan, seni rupa, sastra, museum, konservasi, festival, hingga produksi budaya digital. Namun, aktivitas ini tersebar luas sehingga kontribusinya sulit tercatat dalam sistem statistik konvensional. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Kebudayaan mendorong penggunaan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) agar pelaku dan rantai nilai ekonomi budaya dapat terdatau lebih rinci.

Wakil Ketua Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyatakan bahwa hasil sensus ini akan menjadi dasar perencanaan pembangunan sektor kebudayaan dan menunjukkan perannya sebagai sumber kesejahteraan masyarakat. Fadli meminta koordinasi yang erat antara Kementerian Kebudayaan, BPS, Balai Pelestarian Kebudayaan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha agar pengumpulan data dapat menjangkau seluruh wilayah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait