Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fadli Zon Minta Seniman Muda Kuasai Akar Budaya sebelum Tembus Panggung Dunia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong seniman muda memahami akar budaya Indonesia sebelum memasukkan karya ke panggung internasional. Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri pameran "Alam dan Lingkungan Hidup" di Galeri Seruni, ISI Surakarta, sebagai bagian akhir Program Belajar Bersama Maestro (BBM) bidang seni lukis 2026. Fadli menekankan bahwa kekuatan seni rupa nasional tidak hanya bergantung pada teknik, tetapi juga pada identitas dan warisan budaya, seperti lukisan cadas berusia 67.800 tahun di Leang Metanduno, Sulawesi Tenggara.

Program BBM Seni Lukis 2026 berlangsung selama 30 hari, dari 15 Juli hingga 15 Agustus, dengan 10 seniman muda dari lima institusi pendidikan seni yang dibimbing secara langsung oleh Empu I Gusti Nengah Nurata. Proses pembelajaran mencakup teknik penciptaan karya, pembentukan karakter, moral, dan pemahaman filosofi berbasis kepribadian bangsa. Karya hasil residensi dipamerkan dengan tema "Alam dan Lingkungan Hidup", mengangkat hubungan manusia dengan alam dan isu pelestarian lingkungan.

Kementerian Kebudayaan menempatkan seni rupa sebagai prioritas dalam Manajemen Talenta Nasional, dengan dukungan agar karya seniman Indonesia tampil di forum internasional seperti Venice Biennale hingga November 2026. Selain itu, pemerintah merencanakan revitalisasi Galeri Nasional dan perluan untuk terus mengembangkan program serupa guna menjaga kesinambangan antara maestro dan generasi baru.

Berita terkait