Fakta Radiasi Handphone dan Dampaknya bagi Kesehatan: Mitos vs Realitas Medis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Radiasi radiofrekuensi (RF) dari handphone adalah bentuk radiasi non-ionisasi yang tidak cukup kuat untuk merusak DNA secara langsung. WHO belum menemukan bukti kuat bahwa penggunaan handphone menyebabkan kanker otak, meskipun IARC 2011 mengklasifikasikannya sebagai Grup 2B (mungkin karsinogenik) berdasarkan studi terbatas pada glioma dan neuroma akustik. Studi INTERPHONE tidak menunjukkan peningkatan risiko secara keseluruhan, namun ada indikasi pada pengguna intensif. Paparan cahaya biru dan panas dari saku celana lebih terbukti berdampak pada tidur dan kualitas sperma daripada radiasi RF. Setiap handphone memiliki nilai SAR yang harus di bawah ambang batas aman regulator.
Bagikan
Berita terkait
Apakah Anak-anak Lebih Berisiko terhadap Radiasi Hnadphone? Ini Penjelasannya
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.08
Apakah Radiasi Handphone Berbahaya bagi Otak? Cek Fakta Medis dan Hasil Riset Terbaru
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.16
Kapal Berisi Chemical Terbakar di Perairan Selayar, 2 ABK Tewas
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.47
Basarnas Usul Tambahan Anggaran Rp 2,16 T di 2027, Bakal Perkuat Peralatan SAR
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.40